banner 728x250

Distaru dan Tim Ahli Tinjau Gombel Lama, Pastikan Penguatan Lereng Berjalan Sesuai Kajian

Screenshot 2026 06 15 091917
Dinas Penataan Ruang (Distaru) bersama Tim Profesi Ahli Bangunan Gedung melakukan inspeksi langsung ke kawasan Gombel Lama.
banner 120x600
banner 468x60

ReproMedia.id SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Penataan Ruang (Distaru) bersama Tim Profesi Ahli Bangunan Gedung melakukan inspeksi langsung ke kawasan Gombel Lama untuk memastikan proses penguatan lereng berjalan sesuai standar teknis dan kajian geoteknik.

Peninjauan tersebut dilakukan di tengah berlangsungnya perbaikan Jalan Gombel Lama serta kegiatan pematangan lahan di kawasan yang direncanakan menjadi area pengembangan komersial.

Kepala Distaru Kota Semarang, Ferry Kuntoaji, mengatakan inspeksi lapangan menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengawal keselamatan kawasan yang selama ini dikenal memiliki tingkat kerentanan terhadap pergerakan tanah.

Menurutnya, pekerjaan yang saat ini dilaksanakan masih berfokus pada peningkatan stabilitas tanah dan pengamanan lereng sebelum memasuki tahapan pembangunan berikutnya.

“Prioritas utama saat ini adalah memastikan kondisi lereng aman dan stabil. Karena itu seluruh pekerjaan dilakukan berdasarkan hasil kajian teknis yang telah disusun oleh para ahli,” ujarnya pada Rabu (3/6/2026).

Ferry menjelaskan, pengawasan terhadap kondisi tanah tidak hanya dilakukan melalui inspeksi lapangan, tetapi juga didukung sistem monitoring geoteknik yang bekerja secara berkelanjutan.

Sejumlah perangkat pemantauan dipasang di berbagai titik untuk mengawasi perubahan kondisi lereng, muka air tanah, serta kemungkinan terjadinya deformasi yang dapat memengaruhi kestabilan kawasan.

Data hasil pemantauan tersebut kemudian dianalisis secara berkala sebagai dasar pengambilan keputusan teknis apabila diperlukan langkah penanganan tambahan.

Sementara itu, anggota Tim Profesi Ahli Bangunan Gedung, Prof. Dr. Ir. Bambang Setioko, M.Eng, menilai metode penguatan lereng yang diterapkan saat ini sudah sesuai dengan karakteristik geologi kawasan Gombel Lama.

Ia menjelaskan bahwa teknologi yang digunakan dirancang untuk memperkuat struktur tanah sekaligus mengurangi risiko pergerakan lereng yang berpotensi terjadi saat musim hujan.

“Seluruh tahapan pekerjaan dilakukan dengan pendekatan teknis yang terukur. Tujuannya bukan hanya mendukung pengembangan kawasan, tetapi juga meningkatkan faktor keamanan bagi masyarakat di sekitarnya,” katanya.

Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DIY agar pekerjaan perbaikan jalan dan penguatan lereng dapat berjalan secara terpadu.

Melalui pengawasan yang melibatkan pemerintah, tim ahli, dan berbagai instansi terkait, Pemkot Semarang berharap kawasan Gombel Lama dapat berkembang dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, mitigasi bencana, dan keberlanjutan lingkungan.(red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *