banner 728x250

PDAM Optimalkan Reservoir Siranda, Jadi Penopang Utama Distribusi Air di Pusat Kota Semarang

Reservoir Siranda
PDAM Tirta Moedal Kota Semarang memperkuat sistem distribusi air bersih di kawasan pusat kota dengan kembali mengoperasikan Reservoir Siranda.
banner 120x600
banner 468x60

ReproMedia.id SEMARANG – PDAM Tirta Moedal Kota Semarang memperkuat sistem distribusi air bersih di kawasan pusat kota dengan kembali mengoperasikan Reservoir Siranda. Fasilitas yang telah berusia lebih dari satu abad itu kini ditempatkan sebagai salah satu penopang utama suplai air untuk wilayah dengan konsumsi tinggi.

Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Ady Setiawan, menjelaskan bahwa pengaktifan kembali reservoir ini merupakan bagian dari penataan ulang sistem jaringan distribusi agar lebih efisien dan stabil, terutama di kawasan inti kota yang selama ini memiliki beban layanan tinggi.

“Reservoir Siranda kami fungsikan kembali sebagai penguat tekanan dan stabilitas suplai di pusat kota. Ini penting untuk menjaga layanan tetap konsisten, terutama pada jam puncak,” ujarnya, Jumat (12/6/2026).

PDAM menempatkan Reservoir Siranda sebagai bagian dari sistem buffer distribusi yang berfungsi menjaga kestabilan tekanan air sebelum dialirkan ke jaringan pelanggan. Dengan kapasitas tambahan sekitar 130 liter per detik, fasilitas ini menjadi salah satu titik penting dalam sistem pelayanan air bersih Kota Semarang.

Wilayah yang terlayani mencakup kawasan Simpang Lima, Jalan Pemuda, Dr Cipto, Sekayu, Brumbungan, hingga area komersial dan perhotelan yang menjadi pusat aktivitas ekonomi kota.

Menurut PDAM, tanpa dukungan reservoir ini, sistem distribusi di pusat kota berpotensi mengalami penurunan tekanan terutama saat konsumsi meningkat pada pagi dan malam hari.

Seiring berkembangnya kawasan pusat kota sebagai pusat bisnis, pariwisata, dan jasa, kebutuhan air bersih mengalami peningkatan signifikan. PDAM menilai pengoperasian kembali Reservoir Siranda menjadi langkah strategis untuk mengimbangi pertumbuhan tersebut.

Sejumlah hotel, pusat perbelanjaan, dan gedung perkantoran dipastikan akan mendapatkan manfaat dari distribusi yang lebih stabil. Kondisi ini diharapkan mendukung aktivitas ekonomi tanpa gangguan layanan dasar.

“Pertumbuhan kota harus diimbangi dengan infrastruktur yang memadai. Air bersih adalah salah satu elemen paling krusial,” kata Ady.

Reservoir Siranda merupakan salah satu infrastruktur peninggalan kolonial yang masih dipertahankan dan dioptimalkan hingga saat ini. PDAM melakukan sejumlah peningkatan, termasuk pembersihan total, pengujian kualitas air, serta integrasi dengan sistem monitoring distribusi modern.

Langkah ini dilakukan agar aset lama tetap dapat berfungsi optimal tanpa mengurangi standar kualitas layanan yang ditetapkan dalam sistem air minum modern.

PDAM menegaskan bahwa seluruh air yang dialirkan telah melalui uji laboratorium dan memenuhi standar kesehatan yang berlaku.

Pasca evaluasi internal terhadap insiden sebelumnya di area reservoir, PDAM memperketat sistem pengawasan di lokasi. Pengamanan dilakukan secara berlapis dengan penempatan petugas siaga 24 jam, sistem penjagaan bergilir, serta pemantauan langsung di titik-titik kritis.

Upaya ini tidak hanya ditujukan untuk menjaga keamanan aset, tetapi juga memastikan tidak ada gangguan terhadap kualitas air yang didistribusikan kepada masyarakat.

“Keamanan dan kualitas layanan menjadi prioritas utama dalam operasional reservoir ini,” ujar Ady.

Ke depan, PDAM Tirta Moedal berharap pengelolaan Reservoir Siranda dapat menjadi contoh optimalisasi infrastruktur lama yang tetap relevan dalam sistem pelayanan publik modern.

Dengan penguatan sistem distribusi ini, PDAM menargetkan peningkatan keandalan layanan air bersih di Kota Semarang, sekaligus memperkuat ketahanan infrastruktur dasar di tengah pertumbuhan kota yang semakin pesat.

“Ini bukan hanya pengaktifan kembali, tetapi bagian dari transformasi sistem layanan agar lebih tangguh dan adaptif,” pungkasnya.(red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *