banner 728x250

Hari Jadi Kota Semarang ke-479, Dinas Perikanan Gelar Lomba Masak Ikan

Bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi ikan.

Screenshot 2026 04 26 133218
Kepala Dinas Perikanan Kota Semarang, Soenarto
banner 120x600
banner 468x60

ReproMedia.id SEMARANG – Dinas Perikanan Kota Semarang menggelar lomba masak ikan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Semarang ke-479. Lomba ini melibatkan berbagai peserta serta rangkaian kampanye gemar makan ikan di wilayah pesisir.

Kegiatan tersebut telah dipadukan dengan kampanye pelepasan ikan di kawasan Tambak Lorok serta dialog interaktif yang membahas pentingnya peningkatan konsumsi ikan sebagai sumber gizi masyarakat.

Kepala Dinas Perikanan Kota Semarang, Soenarto, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi ikan.

“Ya, hari ini Dinas Perikanan ikut memeriahkan Hari Jadi Kota Semarang dengan mengadakan lomba masak ikan,” ujar Soenarto saat ditemui di Balai Kota Semarang, Selasa (14/4/2026).

Ia menambahkan gerakan gemar makan ikan ini terus didorong melalui berbagai pendekatan, termasuk sosialisasi langsung kepada masyarakat serta pelibatan anak-anak dalam kegiatan edukatif. Pembagian ikan dan pengenalan olahan ikan turut dilakukan agar konsumsi ikan dapat lebih mudah diterima di berbagai kalangan.

Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut telah diarahkan untuk memperluas pemahaman masyarakat terhadap manfaat ikan sebagai sumber gizi lengkap.

“Ini adalah rangkaian kegiatan yang terus dilakukan, mulai dari pembagian ikan, olahan ikan, hingga talk show untuk mendorong masyarakat agar gemar makan ikan,” ungkapnya.

Tingkat konsumsi ikan di Kota Semarang disebut menunjukkan angka yang cukup tinggi berdasarkan data statistik yang telah dihimpun oleh instansi terkait. Peningkatan tersebut dinilai mencerminkan adanya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya asupan protein hewani dari ikan.

“Kalau dilihat dari statistik, kebutuhan ikan di Semarang cukup luar biasa dan angkanya besar,” jelas Soenarto.

Inovasi dalam pengolahan ikan terus dikembangkan melalui pelatihan dan sosialisasi yang telah dilakukan kepada masyarakat. Berbagai menu berbahan dasar ikan telah diperkenalkan agar lebih menarik, khususnya bagi anak-anak.

Kolaborasi dengan sejumlah pihak seperti SPBG dan PPI juga telah dilakukan untuk mendukung penyediaan bahan baku olahan ikan dalam program peningkatan gizi masyarakat.

“Upaya kami termasuk pelatihan-pelatihan agar ikan bisa diolah menjadi menu yang lebih disukai anak-anak,” kata Soenarto.

Dengan adanya berbagai program yang telah dijalankan, Dinas Perikanan Kota Semarang menargetkan peningkatan konsumsi ikan sebagai bagian dari strategi pemenuhan gizi masyarakat. Edukasi kepada anak-anak dan keluarga terus diperluas agar pola konsumsi sehat dapat terbentuk sejak dini.

Dengan berbagai kegiatan tersebut, sektor perikanan di Kota Semarang diharapkan dapat terus berkembang sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis protein ikan di masyarakat. (red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *